Jumat, 12 Juli 2013

Mabuk wortel


Kali ini aye mau nge-share tentang kesehatan sob, nyok langsung ditengok dah.

Basil Brown (48 tahun), seorang ilmuwan Inggris yang menjalankan gaya hidup sehat menghembuskan napas terakhirnya karena keracunan vitamin A.

Setiap hari, Basil Brown pasti minum jus wortel dan pil vitamin A. Di rumahnya di Croydon, Surrey, setiap hari istrinya menyiapkan menu yang selalu sama. Pagi-pagi ketika sarapan, istrinya menyediakan buah-buahan dan jus wortel. Siang harinya, jus wortel dan buah-buahan kembali disajikan. Baru pada malam hari, sang istri menyuguhkan telur, tomat, dan keju. Brenda Brown, sang istri, menyediakan menu tersebut atas permintaan suaminya itu. Basil memintanya karena menurutnya itu adalah menu makanan yang tepat. Asupan suplemen vitamin A tak lupa ditambahkan dalam setiap menunya setiap hari.

Dalam sehari, total ia bisa menghabiskan delapan gelas jus wortel ditambah dengan sebuah pil vitamin A. Dokter keluarga sudah melarang kebiasaan Basil ini. Dokter bahkan mengirim ahli nutrisi yang juga mengatakan hal yang sama. Sebuah peringatan untuk jangan terlalu banyak memgonsumsi jus wortel. Sebagai seorang ilmuwan, Basil memiliki kepercayaan yang rendah kepada dokter.

Konsumsi delapan gelas jus wortel setiap hari terus ia lakukan selama sepuluh hari pada Februari tahun 1974. Ini sama dengan mengonsumsi 10 galon jus wortel. Setelah 10 hari itu, lama-kelamaan tubuhnya menguning dan levernya rusak. Diagnosis atas apa yang terjadi adalah ia mengalami Carotenemia, yaitu tubuh kelebihan karoten akibat terlalu banyak mengonsumsi wortel. Dia pun akhirnya meninggal dunia.

Apa Kata Para Ahli ?

Vitamin A dapat meracuni tubuh sama seperti alkohol meracuni tubuh kita sob. Akibatnya, racun itu menyebabkan kerusakan pada lever. Mengosumsi terlalu banyak wortel atau jus wortel akan membuat kulit kita menjadi kuning, umumnya pada tangan dan kuku. Ada dua alasan mengapa kulit kita menjadi oranye atau kuning. Pertama, karena tubuh kita tidak bisa memproses semua karoten secara benar. Alasan kedua adalah karena lever kita sudah teracuni. Apa pun alasannya, yang pasti warna itu akan terlihat di kulit kita sob.

Carotenemia adalah istilah medis untuk suatu kondisi peningkatan pigmen karoten didalam darah. Ini bukanlah sebuah tanda bahwa tubuh kita sehat. Ini adalah pertanda adanya konsumsi karoten yang berlebihan. Kulit yang berwarna kuning-oranye adalah sebuah tanda adanya kelebihan dosis dari konsumsi jus atau wortel yang besar. Bila dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang, beta karoten (karoren) yang ada dalam sayur dan buah-buahan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan kita. Tubuh kita hanya boleh meminum jus wortel satu kali satu hari. Tubuh kita tidak bisa menerima lebih dari 8-10 ons jus wortel untuk satu kali minum dalam keadaann perut kosong. Apabila kita minum dengan gelas lebih besar dari itu, hal itu sama saja dengan mengundang masalah. Apabila memang diharuskan mengonsumsi jus wortel lebih dari itu (misalnya karena sedang terapi kanker dan butuh antioksidan lebih banyak), kita bisa menyiasatinya dengan jus itu secara bertahap, misalnya satu jam sekali. Dengan cara seperti itu, tubuh lebih bisa menoleransi asupan wortel yang masuk kedalam tubuh.

Ya begitulah sekilas tentang kesehatan di bidang sayuran khusunya wortel. Semoga dari ilmu yang sedikit ini bisa memberi manfaat yang lebih.
^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar